Monday, 20 May 2013

[Pakaian.ME] Gangguan Kesehatan yang Terjadi Saat Haid Datang Bulan

Pakaian.ME has posted a new item, 'Gangguan Kesehatan yang Terjadi Saat Haid
Datang Bulan'



By: dr. Tri Rejeki Herdiana - Beragam
gangguan kesehatan haid yang ada dapat dikelompokkan menjadi 2
klasifikasi. Pertama gangguan yang dipengaruhi faktor organ saluran
reproduksi, kemudian lainnya adalah dilatarbelakangi oleh faktor
gangguan indung telur.
A. Saluran reproduksi
Aglutinasi labia (penggumpalan bibir labia) yang dapat diterapi dengan krim
estrogen
Kelainan bawaan dari vagina, hymen imperforata (selaput
dara tidak memiliki lubang), septa vagina (vagina memiliki pembatas
diantaranya). Diterapi dengan insisi atau eksisi (operasi kecil)
Sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser. Sindrom ini terjadi pada
wanita yang memiliki indung telur normal namun tidak memiliki rahim dan
vagina atau memiliki keduanya namun kecil atau mengerut. Pemeriksaan
dengan MRI atau ultrasonografi (USG) dapat membantu melihat kelainan
ini. Terapi yang dilakukan berupa terapi non-bedah berupa dilatasi
(pelebaran) dari tonjolan di tempat seharusnya vagina berada atau terapi
bedah dengan membuat vagina baru menggunakan skin graft

Sindrom feminisasi testis. Terjadi pada pasien dengan kromosom 46, XY kariotipe,
dan memiliki dominan X-linked
sehingga menyebabkan gangguan dari hormon testosteron. Pasien ini
memiliki testis dengan fungsi normal tanpa organ dalam reproduksi wanita
(indung telur, rahim). Secara fisik bervariasi dari wanita tanpa
pertumbuhan rambut ketiak dan pubis sampai penampakan seperti layaknya
pria namun infertil (tidak dapat memiliki anak)
Parut pada rahim. Parut pada endometrium (lapisan rahim) atau
perlekatan intrauterine (dalam rahim) yang disebut sebagai sindrom
Asherman dapat terjadi karena tindakan kuret, operasi sesar, miomektomi
(operasi pengambilan mioma rahim), atau tuberkulosis. Kelainan ini dapat
dilihat dengan histerosalpingografi (melihat rahim dengan
menggunakan foto roentgen dengan kontras). Terapi yang dilakukan
mencakup operasi pengambilan jaringan parut. Pemberian dosis estrogen
setelah operasi terkadang diberikan untuk optimalisasi penyembuhan
lapisan dalam rahim.


B. Gangguan Indung Telur
Disgenesis gonadal. Disgenesis gonadal adalah tidak terdapatnya
sel telur dengan indung telur yang digantikan oleh jaringan parut.
Terapi yang dilakukan dengan terapi penggantian hormon pertumbuhan dan
hormon seksual
Kegagalan Ovari Prematur. Kelaianan ini merupakan kegagalan dari
fungsi indung telur sebelum usia 40 tahun. Penyebabnya diperkirakan
kerusakan sel telur akibat infeksi atau proses autoimun
Tumor ovarium. Tumor indung telur dapat mengganggu fungsi sel telur normal

C. Gangguan Susunan Saraf Pusat
Gangguan hipofisis. Tumor atau peradangan pada hipofisis dapat
mengakibatkan amenorea. Hiperprolaktinemia (hormone prolaktin berlebih)
akibat tumor, obat, atau kelainan lain dapat mengakibatkan gangguan
pengeluaran hormon gonadotropin. Terapi dengan menggunakan agonis
dopamin dapat menormalkan kadar prolaktin dalam tubuh. Sindrom Sheehan
adalan tidak efisiennya fungsi hipofisis. Pengobatan berupa penggantian
hormon agonis dopamin atau terapi bedah berupa pengangkatan tumor
Gangguan hipotalamus. Sindrom polikistik ovari, gangguan fungsi
tiroid, dan Sindrom Cushing merupakan kelainan yang menyebabkan gangguan
hipotalamus. Pengobatan sesuai dengan penyebabnya
Hipogonadotropik, hipogonadism. Penyebabnya adalah kelainan organik dan kelainan
fungsional (anoreksia nervosa atau bulimia). Pengobatan untuk kelainan
fungsional membutuhkan bantuan psikiater.


sumber: klikdokter(dot)com







You may view the latest post at
http://pakaian.me/


Best regards,
Pakaian.ME
http://pakaian.me

No comments:

Post a Comment